Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO
Berita  

Penganiayaan Maut di Sentani, Satu Tewas dan Satu Pelaku Masih Buron

BRIMO

Sadis! Pria Tewas Dianiaya di Depan Koramil Hawai, Pelaku Langsung Kabur - Tribatanews POLDA Papua
Sentani, 17 Juli 2025 – Warga  Sentani digemparkan oleh insiden penganiayaan yang berujung maut di Jalan Hawai, tepat di depan Koramil Kabupaten Jayapura, pada Minggu, 13 Juli 2025, sekitar pukul 11.00 WIT. Korban, seorang pria dewasa, tewas di tempat usai dianiaya oleh dua orang pria yang kini menjadi buronan polisi.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Andreas Edwin Pekey, yang saat itu sedang melintas. Menurut keterangannya kepada pihak kepolisian, ia melihat dua pria, masing-masing diketahui bernama Kornelis dan Mesak, tengah melakukan penganiayaan terhadap korban. Salah satu pelaku diduga memukul korban dengan keras hingga korban tak sadarkan diri.

“Saat saya lihat, korban sudah tergeletak. Kornelis memukul duluan, lalu Mesak terus memukul meskipun korban sudah tidak bergerak. Saya langsung turun dan hentikan Mesak,” ujar Andreas saat dimintai keterangan.

Andreas bersama beberapa warga kemudian membawa korban ke RSUD Yowari menggunakan ambulans. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Jayapura segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Menurut Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, pihaknya telah mengantongi identitas lengkap kedua pelaku. Satu pelaku berhasil diamankan, sedangkan satu lainnya masih dalam pengejaran.

Sadis! Pria Tewas Dianiaya di Hawai, Pelaku Langsung Kabur – Reportase Papua
lokasi kejadian berada di pusat aktivitas masyarakat

“Motif kejadian masih kami dalami. Saat ini kami telah memeriksa beberapa saksi, termasuk warga yang melihat langsung insiden tersebut,” ungkap Alamsyah.

lihat juga :
Satgas Pangan Bongkar Dugaan Beras Oplosan, Kerugian Capai Rp99 Triliun

Kasus ini menjadi viral di media sosial dan grup-grup WhatsApp warga Jayapura karena lokasi kejadian berada di pusat aktivitas masyarakat. Banyak yang menyayangkan aksi kekerasan tersebut terjadi di ruang publik dan terekam kamera ponsel warga.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan video kejadian demi menghormati privasi korban dan kelancaran proses penyidikan. Aparat juga mengingatkan agar warga tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Hingga kini, penyelidikan terus berlangsung, dan pihak kepolisian memastikan akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke pengadilan.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *